Lompat ke konten utama

Kalta Bina Insani

Sebelum Menikah, Jangan Lupa Jalani Tes Kesehatan Ini

Poppy Fadhilah PERNIKAHAN adalah tujuan akhir setiap pasangan. Menikah tidak hanya membutuhkan rasa cinta dan sayang, tapi juga kesehatan lahir dan batin dari kedua mempelainya. Selain melakukan segala persiapan khas pernikahan seperti dekorasi, fitting baju, dan katering, penting halnya bagi para calon pengantin untuk memeriksa kesehatan dan melakukan sejumlah tes sebelum melangsungkan pernikahan. Premarital Check-up atau pemeriksaan kesehatan pranikah, penting dan memiliki sejumlah manfaat, yaitu mengenali kondisi kesehatan, risiko, hingga riwayat masalah kesehatan calon pengantin. Hal ini dilakukan supaya calon pengantin dapat melakukan upaya pencegahan dan penanganan kesehatan sedini mungkin. Apa saja yang harus dites? Berikut pemeriksaan yang perlu dilakukan sebelum menikah melansir dari video edukasi yang diunggah Dokter Gilang : Pemeriksaan Golongan Darah dan Rhesus Ini adalah pemeriksaan yang penting dilakukan. Berfungsi untuk menghindari perbedaan rhesus antara bayi dan ibunya kelak. Rh-negatif pada perempuan dan Rh-positif pada laki-laki memiliki resiko menimbulkan ketidaksesuaian yang berakibat fatal pada anak. 2. Pemeriksaan Darah Lengkap Terdiri dari serangkaian tes yang mencakup leukosit, hematokrit, trombosit, Hb, eritrosit, hingga laju endap darah. Pemeriksaan darah lengkap tujuannya untuk mengetahui keadaan umum masing-masing calon pengantin. Bagi perempuan, pemeriksaan tingkat Hb akan membantu mengetahui risiko thalassemia. 3. Pemeriksaan TORCH Terdiri dari Toxoplasma, Rubella, Citomegalovirus, dan Herpes. Pemeriksaan TORCH bertujuan untuk menghindari cacat bawaan pada janin dan katarak congental, serta kemungkinan komplikasi lainnya. Pemeriksaan ini juga berfungsi untuk menghindari keguguran dan kelahiran prematur. 4. Pemeriksaan Hepatitis B, HIV, dan Sifilis Pemeriksaan ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan transmisi atau penularan antar pasangan melalui hubungan seksual serta dari ibu ke bayi. 5. Pemeriksaan Gula Darah Tujuannya untuk menilai risiko diabetes di masa mendatang dan kemungkinan diabetes selama kehamilan. 6. Pemeriksaan Kesuburan Diperlukan pemeriksaan ini untuk menilai kesehatan reproduksi masing-masing pihak dan merencanakan kehamilan. Calon pengantin, jangan lupa periksa semua ya! (mrt)

6 Manfaat Buah Naga Merah untuk Diet Turunkan Berat Badan

Poppy Fadhilah Manfaat buah naga merah untuk diet bisa membantu niatan Anda menurunkan berat badan terpenuhi.  Selain itu, buah ini memiliki bentuk luar yang unik dan rasa yang enak. Daging buah naga terasa manis dan punya bintik-bintik. Tidak hanya enak dimakan, buah naga mengandung sejumlah manfaat yang baik untuk kesehatan. Satu hal spesial lagi, buah naga bisa jadi pilihan baik bagi Anda yang sedang diet. Hal ini karena buah naga dapat membantu Anda turunkan berat badan. Penasaran? Berikut manfaat buah naga merah untuk diet : 1. Tinggi Nutrisi Buah naga punya kalori yang rendah. Hal ini tentu kabar gembira bagi Anda yang sedang dalam program diet. Selain itu, buah naga juga mengandung vitamin, mineral yang penting serta serat makanan. Selain nutrisi penting, buah naga memasok senyawa tanaman bermanfaat seperti polifenol, karotenoid, dan betacyanin. Dalam satu porsi buah naga mengandung protein, karbohidrat, serat, zat besi, magnesium, vitamin C dan vitamin E. 2. Kaya Serat Serat makanan adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna yang memiliki banyak manfaat kesehatan potensial. Dengan kandungan 7 gram per porsi, buah naga adalah pilihan yang sangat baik untuk penuhi kebutuhan serat harian Anda. Serat di dalam buah naga akan membantu pencernaan Anda. Ini akan membuat perut kenyang untuk waktu yang lama. Akibatnya, Anda bisa menahan diri untuk makan berulang kali. Ini akan mengurangi berat badan dengan sangat cepat. Tidak hanya membantu rasa kenyang, tetapi serat ini juga membantu menstabilkan kadar gula darah dan dapat mencegah produksi insulin berlebih yang mendorong penambahan berat badan. Meskipun serat mungkin paling terkenal karena perannya dalam pencernaan, penelitian menunjukkan bahwa serat juga berperan dalam melindungi terhadap penyakit jantung, mengelola diabetes tipe 2, serta menjaga berat badan yang sehat. 3. Meningkatkan Kesehatan Usus Usus Anda adalah rumah bagi sekitar 100 triliun mikroorganisme yang beragam, termasuk lebih dari 400 spesies bakteri. Mengingat buah naga mengandung prebiotik, ini berpotensi meningkatkan keseimbangan bakteri baik di usus Anda. Prebiotik adalah jenis serat khusus yang mendorong pertumbuhan bakteri sehat di usus Anda. Secara khusus, buah naga meningkatkan pertumbuhan dua keluarga bakteri sehat: bakteri asam laktat dan bifidobacteria. Mengonsumsi prebiotik secara teratur dapat mengurangi risiko infeksi pada saluran pencernaan dan diare Anda. Ini karena prebiotik mendorong pertumbuhan bakteri baik, yang diyakini para peneliti dapat mengalahkan bakteri jahat. Buah naga dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri sehat di usus, yang berhubungan dengan saluran pencernaan yang sehat. 4. Perkuat Sistem Kekebalan Tubuh Anda Sebagai antioksidan kuat, vitamin C dan karotenoid dapat menetralkan radikal bebas. Sehingga dapat meningkatkan…

7 Manfaat Buah Kedondong untuk Ibu Hamil, Bisa Tingkatkan Imunitas

Poppy Fadhilah MANFAAT buah kedondong untuk ibu hamil ternyata cukup banyak lho. Setidaknya ada tujuh khasiat yang bisa didapat jika mengonsumsinya secara baik dan teratur. Pasalnya, buah kedondong memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang baik untuk ibu hamil. Buah kedondong sendiri adalah salah satu buah tropis yang mudah ditemukan di Indonesia. Walaupun memiliki rasa asam, buah kedondong disukai berbagai kalangan. Buah berwarna hijau kekuningan ini kerap dijadikan rujak atau asinan. Satu buah kedondong memberikan energi 48 Kkal, 1 gram protein, 12 gram karbohidrat, 233 IU vitamin A, 30 mg vitamin C, 15 mg kalsium, 3 mg zat besi, dan 22 gram fosfor. Buah kedondong juga mengandung serat makanan dan vitamin B kompleks seperti tiamin dan riboflavin. Buah kedondong cukup melekat dengan ibu hamil. Bernama ilmiah Spondias dulcis, buah kedondong memberi beberapa manfaat untuk ibu hamil. Buah kedondong muda digunakan untuk mengobati masalah perut dan membantu wanita dalam persalinan. Selain itu, masih ada manfaat lain buah kedondong untuk ibu hamil. Apa saja? Berikut tujuh di antaranya, seperti dinukil dari Healthbenefitstimes, Rabu (13/1/2021). 1. Tingkatkan sistem kekebalan tubuh Buah kedondong kaya vitamin C. Buah ini meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Ini juga meningkatkan pembentukan kolagen dan bisa mempercepat proses penyembuhan luka ibu yang baru saja melahirkan. Buah ini juga mengandung antioksidan dan membantu mencegah kerusakan akibat radikal bebas. 2. Atasi anemia Kandungan zat besi dalam 100 gram kedondong dapat membantu pembentukan sel darah merah. Selain zat besi, ternyata buah kedondong juga mengandung vitamin B1 yang membantu dalam produksi sel darah merah dan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh serta mencegah anemia, termasuk pada ibu hamil. 3. Bantu obati batuk Ekstrak daun kedondong cukup bermanfaat untuk mengobati batuk. Diperlukan 3 sampai 4 lembar daun kedondong segar direbus dengan dua gelas air. Lalu didiamkan selama beberapa menit. Kemudian saring rebusan itu dan minum dengan madu sesuai selera. Selain daunnya, buah kedondong juga bisa digunakan untuk mengobati batuk. Caranya parut 2 atau 3 buah buah kedondong dan peras airnya. Anda bisa menambahkan sedikit garam dalam ekstrak ini. Minumlah tiga kali sehari untuk meredakan batuk. 4. Mengobati sakit kulit Seperti sudah disebutkan, kedondong mengandung vitamin C dalam jumlah yang baik, sehingga dapat membantu memperbaiki jaringan dan memberi nutrisi pada kulit. Ini meningkatkan produksi kolagen dan meningkatkan kecantikan kulit, termasuk pada ibu hamil. Kedondong juga digunakan untuk mengobati penyakit kulit. Daun kedondong direbus dan ekstraknya digunakan sebagai pengganti body lotion dan pelembap. Secara tradisional, akar pohonnya digunakan untuk mengobati kulit…

Manfaat Daun Pandan untuk Pria, Bisa Cegah Sakit Jantung Lho

Poppy Fadhilah MANFAAT daun pandan untuk pria diketahui cukup banyak. Daun pandan memiliki aroma dan rasa yang unik. Ini menjadikan daun pandan bisa untuk berbagai kebutuhan. Pandan paling sering dikonsumsi sebagai pasta, bubuk, ekstrak air infus, atau dibuat menjadi minyak esensial. Selain itu, penelitian terdahulu tentang daun pandan telah mengidentifikasi sejumlah vitamin, mineral, dan antioksidan penting yang diketahui mendukung kesehatan. Daun pandan adalah sumber vitamin dan antioksidan yang sangat baik. Pandan dikenal dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah kondisi seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes. Daun pandan juga kaya vitamin A, senyawa penting untuk kesehatan mata yang bahkan dapat membantu mencegah kanker. Masih banyak manfaat daun pandan untuk pria dan orang-orang pada umumnya. Apa saja? Berikut ini beberapa di antaranya, seperti dirangkum dari WebMD, Senin (21/12/2020). 1. Arthritis dan pereda nyeri sendi Pengobatan tradisional menggunakan daun pandan untuk meredakan nyeri, terutama arthritis dan nyeri sendi. Peneliti telah menemukan bahwa minyak yang terbuat dari ekstrak daun pandan kaya akan fitokimia yang dikenal dapat meredakan gejala radang sendi. Sebagai manfaat tambahan, daun pandan juga dapat membantu meringankan sakit kepala dan sakit telinga. 2. Pencegahan penyakit jantung Studi mendukung klaim bahwa daun pandan baik untuk jantung. Daun pandan ternyata merupakan sumber karotenoid (suatu kelas antioksidan) yang sangat baik. Ini diketahui mengurangi risiko pengembangan aterosklerosis, penyempitan arteri jantung karena penumpukan plak. 3. Perawatan kulit Di Asia Tenggara, daun pandan yang dikeringkan dan dihancurkan sering digunakan sebagai pengobatan topikal untuk luka bakar ringan, sengatan matahari, dan masalah kulit lainnya. Walaupun diperlukan penelitian lebih lanjut, penelitian terdahulu menunjukkan bahwa asam tannic dalam pandan memberikan tindakan pendinginan yang cepat untuk luka bakar ringan. 4. Kontrol gula darah Mengonsumsi pandan dapat membantu orang lebih mengontrol gula darahnya setelah makan. Diperlukan lebih banyak penelitian, tetapi beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa orang yang minum teh pandan setelah makan memiliki gula darah lebih rendah daripada orang yang tidak. Beberapa vitamin dan antioksidan yang terkandung dalam daun pandan antara lain beta karoten, vitamin C, thiamin, riboflavin, dan niacin. (han)